Ketika “Bekerja” Menjadi Alasan

Miris hati mendengar obrolan ibu-ibu tetangga rumah saya yang mengatakan dengan bangga bahwa dia sanggup membelikan susu formula untuk bayinya. “Buat apa memberikan ASI yang belum tentu nilai gizinya lebih baik beli susu kaleng yang sudah pasti nilai gizinya”.

Ada pula yang beralasan tidak memberikan ASI lantaran harus bekerja. Apakah memang benar ini bisa dijadikan alasan?

Dulu saya juga berpendapat sangat sulit untuk bisa memberikan ASI dengan kondisi ibu bekerja dari jam 08.00 sampai jam 17.00. Apa mungkin bisa?? Mungkin bisa tapi itu juga tidak ekslusif.

Tapi setelah saya berpikir kembali… Allah telah memerintahkan kepada ibu untuk menyusui anaknya sampai usia dua tahun. Dan saya sangat yakin, jika Allah memerintah seperti itu pasti ada solusi bagi ibu yang memang harus bekerja.

Berangkat dari situ, saya yang terus mencari informasi, literatur dan orang yang telah berpengalaman dalam memberikan ASI. Ternyata terjawab apa yang saya yakini tersebut.

Cairan ajaib yang Allahh ciptakan untuk semua bayi lewat payudara ibu dapat dikeluarkan dengan diperah atau dipompa dan bisa bertahan diluar 6 jam (disuhu ruangan) tanpa ada sedikit pun aroma basi,  lebih tahan jika dibandingkan dengan susu formula yang akan basi setelah 2-3 jam. Ini sudah saya buktikan… SUBHANALLAH..

Berbekal dari teori dan kenyataan tersebut saya sangat yakin, kondisi saya yang harus bekerja bukan alasan buat saya untuk tidak memberikan ASI Ekslusif pada bayi saya.Alhamdulillah berhasil..sampai sekarang saya anak saya berusia 7 bulan dan mendapatkan ASI ekslusif.

Pada tulisan selanjutnya saya akan coba berbagi, manajemen laktasi yang saya lakukan. Pesan saya untuk calon ibu atau ibu untuk tidak menjadikan bekerja sebagai alasan tidak memberikan ASI. “Jika ada kemauan pasti ada jalan”………….. Yakinlah…….

picture-007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: