Embriogenesis

EMBRIOGENESESIS

a. Perkembangan Minggu Ke-2
Setelah minggu pertama (hari 7-8), sel-sel trofoblas yang terletak di atas embrioblas yang berimplantasi di endometrium dinding uterus, mengadakan proliferasi dan berdiferensiasi menjadi dua lapis yang berbeda :
1. Sitotrofoblas : Terdiri dari selapis sel kuboid, batas jelas, inti tunggal, di sebelah dalam (dekat embrioblas)
2. Sinsitiotrofoblas : Terdiri dari selapis sel tanpa batas jelas, di sebelah luar (berhubungan dengan stroma endometrium).
Unit trofoblas ini akan berkembang menjadi PLASENTA

Di antara massa embrioblas dengan lapisan sitotrofoblas terbentuk suatu celah yang makin lama makin besar, yang nantinya akan menjadi RONGGA AMNION.
Sel-sel embrioblas juga berdiferensiasi menjadi dua lapis yang berbeda :
1. Epiblas : selapis sel kolumnar tinggi, di bagian dalam, berbatasan dengan bakal rongga amnion. Sel epiblas yang dekat dengan sitotropoblas disebut denan dengan amnioblas.
2. Hipoblas : selapis sel kuboid kecil, di bagian luar, berbatasan dengan rongga blastokista (bakal rongga kuning telur)
Emberioblast dalam bentuk ini disebut CAKRAM MUDIGAH. Unit sel-sel blast ini akan berkembang menjadi JANIN

Selain perubahan diatas juga terjadi perubahan lain, yaitu :
• Di antara epiblas – sitotrofoblas terbentuk suatu celah yang disebut RONGGA AMNION
• Hipoblas membentuk selaput tipis yang memisahkannya dengan sitotrofoblas yang disebut Membran Hauser/Membran Eksoselom
• Dengan terbentuknya membran hauser maka terbentuk ruangan antara hipoblas dan sitotrofoblas yang disebut rongga eksoselom / kandung kuning telur primitif (Yolk Sack Primitif)
• Terbentuk rongga pada sinsitiotrofoblas yang makin lama makin membesar yang disebut Lakuna
• Sedangkan pada endometrium , nampak pembuluh darah yang terbuka karena bekas implantasi yang disebut Sinosoid

• Sedangakan pada sitotropoblas terbentuk sel baru yang disebut mesoderm ekstraembrional atau Lempeng Korion, yang nantinya akan terbagi dua :
 M.ekstraembrional SPANKNOPLEURAL (dibawah m.hauser)
 M.ekstraembrional SOMATOPLEURAL (diatas sitotrofoblas)
• Antara keduanya terbentuk ruang yang disebut Selom ekstraembrional yang nantinya akan menjadi RONGGA KORION
• Pada akhir minggu ke-2 lakuna dan sinosoid terhubung sehingga terjadilah sirkulasi utero plasenta
• Semakin lama rongga korion semakin membesar, sehingga mendorong Yolk Sack Primitif dan menjadi yolk sac defenitif
• Terbentuk tangkai penghubung yang menjadi lintasan mesoderm ekstraembrional ke ruang korion

b. Perkembangan Minggu Ke-3
 Pada awal minggu ke-3 terbentuk villi atau jonjot dari sitotrofoblas yang disebut Villi primer.
 Peristiwa yang paling khas terjadi pada minggu ketiga adalah “Grastulasi”, yaitu proses yang membentuk ketiga lapisan germinal pada embrio.
 Pembentukan grastula dimulai dengan pembentukan Primitif Streak (garis primtif) pada permukaan epiblas. Bagian ujung kepala garis primitif terdapat nodus primitif, didaerah ini sel-sel epiblas bergerak masuk membentuk lapisan-lapisan sel baru, yaitu lapisan mesoderm, endoderm dan ektoderm.

 Villi primer semakin lama semakin berkembang dan terisi kapiler-kapiler kecil.
 Pada akhir minggu ke-3, terbentuk villi yang baru (Villi Tertier yang berasal dari mesoderm

c. Masa Embriogenik
Selama perkembangan minggu keempat hingga ke delapan, suatu masa yang dikenal sebagai masa embriogenik atau masa organogenesis. masing-masing ketiga lapisan yang sudah dibentuk tadi membentuk jaringan dan organ yang spesifik.
Lapisan ekstoderm membentuk organ dan struktur yang memelihara hubungan dengan dunia luar, yaitu :
Susunan saraf pusat
Sisitem saraf tepi
Epitel sensorik telingan, hidung dan mata
Kulit, termasuk rambut dan kuku
Kelenjar hipofisis, kelenjar mamaae dan kelenjar keringan serta email gigi
Lapisan mesoderm, membentuk miotom (jaringan otot), sklerotom (tulang rawan dan tulang) dan dermatom (jaringan sub kutan kulit). Mesoderm juga membentuk sistem pembuluh, yaitu jantung, pembuluh nadi, pembuluh balik, pembuluh getah bening dan semua sel darah dan sel getah bening. Disamping itu ia membentuk sistem kemih dan kelamin, dan limpa serta korteks adrenal.
Lapisan endoderm menghasilkan lapisan epitel saluran pencernaan, saluran pernafasan dan kandung kemih. Lapisan ini juga membentuk parenkhim tiroid, kelnejar paratiroid, hati dan kelenjar pankreas. Akhirnya lapisan epitel kavum timpanai dan tuba eustachius.
Sebagai akibat dari pembentukan sistem organ dan pertumbuhan sistem saraf pusat yang cepat, cakram mudigah yang mula-mula datar mulai melipat dengan arah sefalocaudal sehngga terbentuklah kepala dan ekor. Cakram ini melipat dengan arah lintang, sehingga terdapat bentuk tubuh yang bulat.
Ringkasan perkembangan pada masa embriogenik :
 Minggu ke-4
• Mulai terbentuk tabung SSP
• Bentuk mudigah seperti huruf C
• Muncul telinga primitif
• Terbentuk vesikel optik
• Muncul tonjolan anggota badan bagian atas dan bawah
• Ekor mulai mengecil
• Detak jantung jelas
• Otak depan menonjol
• Panjang kepala bokong (Crown-rump Length) = 4 – 6 mm
 Minggu ke-5
• Perkembangan pesat pada otak dan pembesaran kepala
• Terbentuk tonjolan wajah
• Tonjolan anggota bag atas berubah menjadi mirip dayung
• Tonjolan bag.bawah seperti sirip
• Panjang kepala badan 7 – 9 mm
 Minggu ke-6
• Sendi anggota badan berdiferensiasi
• Tampak pancaran jari pada anggota badan atas
• Mata lebih jelas
• Kepala sangat besar
• Respons refleks terhadap sentuhan
• Panjang bokong kepala 11 – 14 mm
 Minggu ke-7
• Timbul lekukan yang bakal memisahkan jari-jari
• Hati menonjol
• Usus tumbuh pesat sebagian masuk ke dalam tali pusat
• Panjang kepala bokong 16 – 18 mm
 Minggu ke-8
• Jari-jari tangan memisah
• Tampak lekukan pada kaki
• Ekor menghilang
• Mulai osifikasi di anggota bagian bawah
• Kepala lebih besar dari anggota yang lain
• Kelopak mata menutup
• Telinga bentuknya sudah khas
• Genetalia eksterna tampak (tapi masih sulit di identifikasi
• Panjang kepala bokong : 27 – 31 mm

d. Masa Janin
Masa janin/fetal meliputi masa pertumbuhan intrauterin antara usia kehamilan minggu ke 8-12 sampai dengan sekitar minggu ke-40 (pada kehamilan normal / aterm), di mana organisme yang telah memiliki struktur lengkap tersebut melanjutkan pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sampai pada keadaan yang memungkinkan untuk hidup dan berfungsi di dunia luar (ekstrauterin).
Ringkasan perkembangan janin :
 Minggu 9 -12
• Pertumbuhan panjang tubuh dan tungkai semakin pesat
• Telinga terletak rendah
• Terbentuk pusat osifikasi primer di kerangka, terutama tengkorak dan tulang belakang
• Pembentukan sel darah merah berpindah ke limpa
• Usus kembali ke rongga abdomen
• Urine mulai terbentuk
 Minggu 13 -16
• Pertumbuhan pesat
• Gerakan tungkai terkoordinasi (tapi belum dirasakan ibu)
• Osifikasi aktif
• Gerakan mata lambat
• Ovarium mengandung follikel de graff
• Genetalia eksterna dapat dikenali
• Mata dan telinga memndekati posisi normal
 Minggu 17 – 20
• Pertumbuhan melambat
• Tungkai mencapai proporsi dewasa
• Gerakan janin mulai dirasakan ibu
• Kulit dilapisi verniks caseosa dan mulai tumbuh lanugo
• Terjadi pengendapan lemak cokelat

 Minggu 21 – 25
• Janin bertambah berat
• Kulit keriput, tampak merah muda
• Mata bergerak cepat
• Respons terkejut berkedip terhadap bising
• Sekresi surfaktan diulai, tapi pernapasan masih prematur
• Kuku jari tumbuh
• Mungkin dapat hidup jika lahir
 Minggu 26 – 29
• Paru mampu menghirup udara
• SSP dapat mengendalikan pernapasan
• Mata terbuka
• Kuku jari mulai tampak
• Lemak mengendap dibawah kulit
• Pembentukan sel darah merah berpindah ke sumsum tulang
 Minggu 30 – 34
• Repleks cahaya pupil
• Kulit menjadi merah muda dan halus, anggota badan gempal
• Lemak putih berjumah 8% dari berat badan
• Bayi sudah dapat lahir
 Minggu 36 -38
• Mengenggam erat
• Janin berputar ke arah cahaya
• Lingkar kepala dan abdomen hampir sama
• Lemak putih sekitar 16 % berat badan, pertambahan lemak tiap hari adalah 14 gr
• Kulit tampak merah muda kebiruan
• Janin aterm memiliki berat sekitar 3400 gr dengan panjang kepada badan 36 cm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: